Batak Language Mastery among Dayak via Interethnic Marriage: a Deep Learning Perspective
Abstract
This study explores Batak language mastery among Dayak individuals arising from interethnic marriage and analyzes how Deep Learning can enhance heritage language acquisition. Drawing on observational data and structured interviews, this research identifies key factors shaping linguistic enthusiasm, including family language routines, cultural exposure, and social participation in Batak communities. Findings reveal that interethnic households often create natural bilingual environments, enabling Dayak spouses to develop Batak vocabulary, pronunciation patterns, and conversational fluency with greater confidence. Deep Learning is introduced as an adaptive tool that supports personalized learning through automated feedback, speech recognition, and dynamic learning pathways. This study emphasizes significance of technology-assisted language learning for cultural continuity, community inclusiveness, and strengthened intercultural communication. Research implications indicate that Deep Learning–based integration can accelerate Batak language mastery, support regional language preservation in interethnic families, and serve as a foundation for developing more effective bilingual learning models for educational institutions and cultural communities.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Cahyawijaya, S., Lovenia, H., Koto, F., Putri, R. A., Dave, E., Lee, J., Shadieq, N., Cenggoro, W., Akbar, S. M., Mahendra, M. I., Putri, D. A., Wilie, B., Winata, G. I., Fikri Aji, A., Purwarianti, A., & Fung, P. (2024). Cendol: Open instruction-tuned generative large language models for Indonesian languages. arXiv. https://arxiv.org/abs/2404.06138. https://doi.org/10.18653/v1/2024.acl-long.796
Effendy Tambusay, M. D. (2025). Inovasi media pembelajaran bahasa daerah berbasis gamifikasi untuk revitalisasi bahasa Batak Toba. International Journal Linguistics of Sumatra and Malay (IJLSM), 4(1), 38–50. https://doi.org/10.32734/ijlsm.v4i1.20901
Hutabarat, E. D., & Damanik, B. A. R. (2024). Pemerolehan bahasa kedua pada anak dengan bahasa Batak Toba sebagai bahasa pertama: tantangan dan pola perkembangan. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 8(11), 11–20. https://doi.org/10.9644/sindoro.v8i11.7550
Irsan Taufik Ali, & Samuel, C. (2024). Penerjemahan mesin bahasa Batak Toba–Indonesia dengan transfer learning menggunakan No Language Left Behind. IAEAS International Journal of Advanced Application Studies, 13(4), 830–839. https://doi.org/10.11591/ijaas.v13.i4.pp830-839
Kurniawan, R., Mulyani, Y., Wintoro, P. B., & Komarudin, M. (2023). Desain sistem pengenalan aksara Batak Toba menggunakan convolutional neural network. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 11(2), 101–110. https://doi.org/10.14710/jtsiskom.2023.11.2
Lieto, J. (2024). Menjaga bahasa Batak Toba: nilai sosial dan dinamika budaya bahasa. eScholarship. https://escholarship.org/uc/item/6x64j153
Long, Q. (2025). Deep learning sebagai jembatan antara sensitivitas antarbudaya dan pembelajaran bahasa. The Language Learning Journal. Artikel dalam proses publikasi.
Lubis, R., & Harahap, A. (2022). Perkawinan antar etnis di Sumatera Utara: implikasi sosial dan budaya dalam keluarga Batak. Jurnal Sosiologi Reflektif, 16(2), 221–238. https://doi.org/10.14421/jsr.v16i2.3011
Manurung, H. (2021). Bahasa Batak dalam konteks pendidikan dasar: tantangan dan strategi pembelajaran. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya, 3(1), 55–66.
Manurung, R., & Siregar, Y. (2023). Aplikasi pembelajaran bahasa Batak berbasis Android dengan integrasi AI. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan, 10(2), 144–156.
Marbun, T., & Silitonga, D. (2020). Dinamika identitas dalam perkawinan campuran Batak dan Dayak. Jurnal Antropologi Indonesia, 41(1), 77–89.
Napitu, S., & Hutapea, M. (2021). Peran keluarga dalam pelestarian bahasa Batak Toba pada masyarakat perantau. Jurnal Bahasa Daerah dan Sastra, 5(2), 33–45.
Nasution, F. (2022). Implementasi machine learning untuk pengenalan pola aksara Batak. Jurnal Informatika dan Sains Data, 7(4), 311–320.
Purba, J. R. (2019). Bahasa Batak sebagai identitas budaya: studi kasus generasi muda Batak Toba di Medan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 120–132.
Rajagukguk, R., Malems, T., & Ginting, M. (2022). Pelestarian keragaman bahasa: strategi pelestarian bahasa dan perlindungan warisan budaya. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Humaniora, 11(3), 221–236. https://journals.ristek.or.id/index.php/jiph/article/view/25. https://doi.org/10.35335/jiph.v11i3.25
Saragih, B., & Sitompul, D. (2020). Pengaruh lingkungan multikultural terhadap penggunaan bahasa Batak Toba di perkotaan. Jurnal Linguistik Indonesia, 38(2), 145–159.
Sihombing, T. H. (2024). Inovasi dan tantangan pelestarian bahasa Batak oleh HKBP pada kalangan remaja di konteks urbanisasi. Advances in Social Humanities Research, 2(12), 99–110. https://adshr.org/index.php/vo/article/download/337/394
Simanjuntak, E., & Hutapea, R. (2023). Identitas bahasa dan perkawinan antar etnis: studi pada keluarga Batak dan Dayak. Jurnal Kebudayaan dan Bahasa, 12(1), 50–63.
Sinaga, M. (2022). Pemanfaatan deep learning dalam pelestarian bahasa daerah. Jurnal Sains Komputer dan Informatika, 10(3), 201–210.
Siregar, P. (2021). Revitalisasi bahasa Batak Toba melalui kurikulum muatan lokal di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa, 6(1), 88–97.
Sitompul, T. F. D., Perdana, I., & Misrita. (2021). Pola komunikasi harian interaksi sosial dalam bahasa Batak Toba. Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 3(2), 77–89. https://doi.org/10.26499/bahasa.v3i2.109
Tambunan, R., & Sihotang, P. (2019). Erosi bahasa Batak pada generasi muda di daerah urban. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 9(4), 211–219.
Tumanggor, O. B., Syafitri, W., Khairani, S., & Sinambela, L. (2025). Inovasi pelestarian bahasa dan budaya melalui pengembangan kamus digital trilingual: Batak Toba – Indonesia – Inggris. FOSTER: Journal of English Language Teaching, 6(2), 55–65. https://doi.org/10.24256/foster-jelt.v6i2.241
Turnip, S., & Simbolon, T. (2020). Bahasa Batak dalam perkawinan campuran: sebuah studi etnolinguistik. Jurnal Linguistik dan Sastra, 15(2), 200–215.
Willian, S. (2023). Implementasi arsitektur Xception pada model machine learning klasifikasi tulisan aksara Batak Toba. JITET (Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan), 12(4), 221–230.
DOI: https://doi.org/10.26499/surbet.v20i2.30899
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.








